mediBlog

Medison Simbolon

Membaca Kata Pengantar

leave a comment »

Setiap saya membaca sebuah buku sejarah, biasanya ada kata pengantar di halaman-halaman awal. Kata pengantar tersebut tidak ditulis oleh sang pengarang buku, tetapi oleh orang lain. Saya kurang kenal dengan nama-nama penulis kata pengantar tersebut, tetapi menurut saya, mereka pasti memiliki latar belakang intelektualitas yang kuat sehingga tulisannya dapat muncul di buku-buku laris tersebut.

Satu hal yang menjadi kendala bagi saya adalah fakta bahwa saya sering tidak nyaman membaca kata-kata pengantar tersebut. Kata-kata pengantar tersebut biasanya kurang “menggugah” dan sering mengurangi niat membaca (maaf buat sang penulis kata pengantar🙂 ). Jumlah halamannya pun biasanya tidak sedikit pula. Kadang-kadang sampai lebih dari 20 halaman. Biasanya saya baru merasa semangat ketika masuk ke kata demi kata yang ditulis oleh penulis buku tersebut.

Setelah beberapa kali “bertahan” tetap membaca kata pengantar dan tetap kurang “tergugah” olehnya, saya berpikir

Untuk apa saya baca kata pengantar ini? Tidak menarik. Lagipula, buku ini terkenal bukan karena kata pengantarnya, tetapi karena isi yang ditulis oleh penulis utamanya. Benar?

Kemudian, saya berpikir untuk mulai tidak membaca kata pengantar. Langsung saja ke inti bukunya. Namun, apakah itu cara yang baik? Apakah kita harus menghargai sang penulis kata pengantar dengan membacanya? Setelah dipikir-pikir lagi, apakah cara menghargai itu adalah dengan membacanya (walaupun dengan tidak ikhlas)? Hehe… Bingung, bingung…

Written by medisonsimbolon

Desember 29, 2009 pada 9:22 am

Ditulis dalam Pikir2

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: