mediBlog

Medison Simbolon

Akhirnya…

leave a comment »

bkrFiuh… Akhirnya selesai juga saya membaca buku karangan Steven Saylor, yang judulnya Roma. Sepanjang sejarah saya membaca buku, sepertinya ini buku yang memegang rekor paling lambat saya baca. Hehe.. Apa karena minat baca saya menurun, atau sibuk, atau ceritanya kurang menantang ya? Sepertinya sih, minat baca saya yang sedikit menurun waktu itu. Sepertinya butuh waktu lebih dari 5 bulan untuk menyelesaikan membaca buku ini. Selama itu pulalah buku tersebut ada di samping kepala saya waktu tidur. (Siapa tahu tulisannya masuk sendiri ke kepala.. ) Hehe..😉

Meskipun buku tersebut lumayan tebal, tetapi saya cukup kecewa karena tidak ada memuat cerita tentang sebuah nama besar di sejarah Roma, kaisar Nero. Buku tersebut mengisahkan sejarah mulai dari terbentuknya Roma sampai akhir riwayat Julius Caesar sekitar 1SM. Belakangan saya ketahui, kisah kaisar Nero ada di tahun 37 sampai 68 Masehi. Berarti, masih ada beberapa tahun lagi kelanjutan kisah di buku tersebut yang belum saya baca sebelum bisa sampai ke kisah kaisar Nero. Hmm…

Secara umum, jalan cerita tersebut mudah diikuti. Salah satu hal yang menyulitkan saya adalah kebiasaan masyarakat Roma untuk menamai anaknya sama persis dengan namanya sendiri. Jadi kadang2 saya bingung, si X yang dibicarakan saat ini, si X yang diceritakan pada bab sebelumnya, anaknya, atau cucunya? Hehe..😛 Buku ini lebih menekankan pada intrik2 politik, berbeda dengan buku yang saya baca sebelumnya tentang sejarah tiga kerajaan Cina yang lebih menekankan pada lika liku strategi perang. Ternyata, politik sudah dari dulu merupakan sebuah pergulatan yang kompleks. Seseorang yang baik, tegas, berwibawa dan disenangi masyarakat bukan jaminan akan kesejahteraan hidupnya kelak. Kolega2 politik yang tadinya kawan bisa jadi lawan dengan cara yang paling tidak masuk akal.

nsnSelesai membaca buku tersebut, saya beralih ke buku selanjutnya. Setelah pilih2 buku yang belum dibaca, saya ambil buku Nusantara karangan Bernard H. M. Vlekke. “Biar adil..” saya pikir. Saya sudah baca sejarah2 ‘impor’, kalau tidak tahu sejarah negeri sendiri, kurang pas juga rasanya. Hehe..

Memang, ada komentar yang menyatakan bahwa masa lalu diciptakan oleh para sejarawan. Artinya, para sejarawan boleh ‘membumbui’ cerita sejarah dengan versinya sendiri selama ‘bumbu’ tersebut disertai bukti yang logis. Tetapi, hal tersebut tidak mengurangi ketertarikan saya terhadap sejarah. Membaca cerita yang sedikit dibumbui sepertinya lebih menarik daripada membaca cerita yang sepenuhnya merupakan fiksi (ini menurut saya lho…).😉

Written by medisonsimbolon

Oktober 19, 2009 pada 11:05 pm

Ditulis dalam Baca, Hobi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: