mediBlog

Medison Simbolon

File Office yang Bersandi

leave a comment »

ps

Kemarin saya coba2 membuka sebuah file office yang memiliki kata sandi (password). Berhubung saya sedang oprek2 Ubuntu saya, saya coba2 untuk melakukannya via Ubuntu. Saya coba melakukan operasi chmod 777 via terminal, tetapi tidak ada hasil. File tersebut tetap tidak bisa dibuka tanpa memasukkan kata sandi. Mungkin, kalau tulisan saya ini dibaca oleh orang2 yang terbiasa akan hal ini, semuanya bakal bilang:

Bodoh amat sih? Mana bisa itu password dihapus pakai chmod 777? Itu kan cuma untuk mengatur hak akses saja..

Hehe.. Ya ya ya.. Namanya juga lagi coba2. Jangan marah2 dong.. πŸ˜›

Setelah itu, saya coba tanya2 ke teman dan juga cari2 di internet, ternyata saya diarahkan untuk memakai aplikasi2 yang memang khusus dibuat untuk memecahkan kata sandi dari file office. Hmm… Oke, saya coba. Ternyata, setelah dicoba, hasilnya cukup memuaskan. Dengan tidak memakan waktu yang lama, kata sandi tersebut sudah bisa dipecahkan oleh si aplikasi. Harap diingat bahwa saya melakukan ini demi kebaikan, bukan bermaksud melakukan hal yang melanggar hukum atau privacy seseorang.. πŸ˜‰

Sambil mencari2 aplikasi pembuka kata sandi tersebut, saya sering melihat komentar2 yang kira2 sebagai berikut:

Untuk apa mengunci file office dengan kata sandi?

Saya pikir2, ada benarnya juga. Kalau memang file itu milik kantor, dan boleh dipakai banyak orang, buat apa dikunci2? Apalagi kalau sampai membuat orang lain kalang kabut karena tidak bisa membuka file tersebut sewaktu si empunya tidak masuk kantor. Kalau file-nya bersifat pribadi, buat apa simpan di kantor? Hehe..

Memang, kalau saya perhatikan, penggunaan kata sandi pada file di komputer hanya menghambat orang2 yang tidak terlalu paham banyak soal komputer. Penggunaan hidden file juga menurut saya tidak efektif, karena file tersebut langsung bisa dilihat jika kita sedikit mengutak atik folder option dari komputer (jika menggunakan sistem operasi Windows). Ada juga aplikasi2 di pasar yang menawarkan pengamanan data dengan cara menguncinya dengan password, kemudian disembunyikan. Tetapi, jika kita koneksikan ke Linux, file tersebut langsung terpampang di depan mata, dan bisa langsung dibuka. πŸ˜›

Jadi intinya, kalau memang mau aman dari orang2 yang mengerti banyak tentang komputer, sangat susah.. Apalagi kalau orang tersebut memang suka usil membuka2 file orang lain. Mendingan, kalau mau aman, buat saja file tersebut di flash disk atau hard disk eksternal, lalu simpan di tempat yang menurut Anda aman. Kalau orang2 di sekitar Anda masih awam soal komputer sih, kunci pakai password juga sudah bisa menjadi solusi. Tapi, tidak ada yang bisa jamin 100% data tersebut tidak bakal bisa dilihat orang lain. Waspadalah.. πŸ™‚

Iklan

Written by medisonsimbolon

Agustus 15, 2009 pada 10:12 am

Ditulis dalam Teknologi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: