mediBlog

Medison Simbolon

Klise

leave a comment »

Duh… Tadinya bukan ini tulisan yang ingin saya buat. Tadinya saya ingin menulis sesuatu hal yang sebenarnya cukup mengena ke kehidupan sehari2. Ada sesuatu hal yang sangat mengganggu pikiran saya, tetapi sering terjadi di masyarakat — yang sepertinya– masyarakat tersebut tidak terlalu merasa dampak dari perbuatan2 kecil tersebut. Tetapi entah kenapa, rasanya tidak pantas saya mengatakannya. Saya heran, kenapa orang2 gampang aja menulis2 ‘petuah2’ nya di blog atau di forum2 publik? Apakah mereka semua sudah sehebat itu? Kalau seluruh orang yang menulis ‘petuah2’ nya di blog atau di forum umum adalah orang yang benar2 sangat baik, kenapa kita tidak berkembang2 sampai sekarang? Soalnya banyak sekali orang yang pintar memberi nasehat.

Dari situ saya berpikir, tulisan2 itu sepertinya semua hanya klise. Semua orang hanya tahu mengucapkan atau menasehati, tetapi belum tentu sadar apa yang dia nasehati. Semua orang bisa bilang ‘A’, tetapi di pikirannya bisa saja ‘B’, sadar ataupun tidak. Jika Anda ingin menasehati orang lain, coba pikirkan terlebih dahulu kalimat per kalimat yang akan Anda keluarkan dari mulut Anda, dan tanyakan hal berikut kepada Anda sendiri:

  1. Sudahkah Anda 100% sejalan dengan ‘petuah’ Anda?
  2. Sudah seringkah orang lain mengatakan hal tersebut?

Kalau yang pertama jawabannya adalah ‘sudah’, coba lihat pertanyaan yang kedua. Kalau pertanyaan yang kedua juga jawabannya ‘sudah’, sepertinya Anda tidak perlu repot2 mengatakannya. Semua orang sepertinya akan mendengarnya seperti angin lalu, berhubung kalimat tersebut sudah sering terdengar. Kalau pertanyaan yang kedua jawabannya ‘belum’, berarti boleh juga Anda mengucapkannya.

Saya, yang semakin hari (ingin) semakin berhati2 dalam berbicara, cenderung makin tidak bisa (tidak ingin) berbicara. Semakin ditelaah, semakin malas untuk ngomong, apalagi menasehati orang lain. Takut dibilang sok bijak. Apalagi, belum ada bukti apa2 yang bisa saya tunjukkan (kalau memang saya bijak). Semakin memikirkan sesuatu, semakin terasa kalau saya ini tidak ada hebatnya. Itulah yang membuat saya sering urung untuk menasehati orang lain. Rasanya belum pantas. Biasanya kalau saya ingin menyampaikan sesuatu, saya buat dalam bentuk pertanyaan, untuk dipikirkan bersama. Sebaliknya, kalau saya melihat orang2 menulis petuah2 di blog, forum, atau ngomong langsung ke orang2 lain, saya ingin melihat jauh ke dalam orang tersebut, dan bertanya:

Seberapa hebatkah dirimu, bisa menasehati orang lain? Konsistenkah omonganmu dengan perbuatanmu? Kalau tidak, berarti omonganmu sama dengan orang lain, hanya klise…

Simpanlah energimu, dan jalanilah nasehatmu sendiri..

Iklan

Written by medisonsimbolon

Agustus 3, 2009 pada 11:39 pm

Ditulis dalam Pikir2

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: