mediBlog

Medison Simbolon

Pak Badrun, Pak Panjul dan Komentar Saya di Blog

with one comment

Kemarin saya menulis sebuah artikel keluhan terhadap sebuah perusahaan lokal yang (menurut saya) pelayanannya kurang baik di blog saya ini. Ceritanya, saya chatting dengan seseorang dari perusahaan tersebut, sebut saja namanya Pak Badrun. Bosnya Pak Badrun ini, kita sebut saja namanya Panjul. Saya sedikit mengeluh ke Pak Badrun perihal perangkat lunak yang mereka buat. Singkat cerita, hasil percakapan saya dengan beliau kurang memuaskan. Saya kemudian meng-copy percakapan kami tersebut dan mempampangkannya di blog. Sedikit memanfaatkan sisi positif (negatif?) Web 2.0. Hehe…😀

Ternyata, tanpa saya duga, yang bersangkutan baca artikel saya (baik Pak Badrun maupun Pak Panjul). Mereka pun langsung menanggapi artikel saya! Yang pertama kali saya baca adalah komentar Pak Panjul, karena beliau langsung menulis komentarnya di blog saya. Berikut komentarnya :

Saya kecewa sekali dengan sikap sepihak anda .. tolong dong kami semua perusahaan dalam negeri sedang berusaha untuk lebih baik dari perusahaan luar negeri. Entah maksud anda apa menjelek-jelekkan produk kami di Internet .. apakah dulu microsoft langsung bagus ??? tentu bertahap bukan … Software yang kami beri ke Anda memang gratis .. sama seperti perusahaan luar negeri lainnya .. nach kalau yang lebih bagus tentu anda harus beli. Saya sebelumnya mau menggratiskan kembali tetapi melihat cara anda menjelek-jelekkan saya di Internet saya berfikir dua kali.

Nah, Pak Badrun, orang yang chatting dengan saya kemarin, mengirimkan komentarnya lewat e-mail. Karena komentarnya cukup panjang, saya penggal2 saja bagian yang penting. Berikut penggalannya :

Dear Pa Medison
Apa kabar pa, wah ternyata hasil chatting kita, dipublish untuk public😦
Terkait apa yang bapak sampaikan, saya hanya ingin meluruskan beberapa fakta yang sepertinya kurang tepat.

(……..)

Untuk menghindari mis komunikasi dan debat berkepanjangan, saya pribadi mengundang bapak untuk datang ke kantor kami, jika memang ingin menjadikan produk kami sebagai salah satu referensi bapak, tentunya akan lebih banyak waktu untuk berdiskusi.

(……..)

Dengan tidak mengurangi rasa hormat, mohon postingan pa medison di blog terkait produk kami untuk dapat tidak di publish, karena saya khawatir akan terjadi mis persepsi.

(……..)

Yang ingin saya tekankan adalah, kenapa Pak Panjul itu tidak memberikan komentar sebaik Pak Badrun ya? Padahal Pak Panjul itulah bos perusahaan tersebut. Pak Badrun menuliskan komentarnya dengan sangat hati2, menggunakan kalimat2 sopan, logis dan tanpa emosi. Saya, yang nyaman dengan penjelasan yang diberikan, langsung menutup artikel tersebut tanpa berdebat. Nah, Pak Panjul? Komentarnya langsung kurang enak dibaca. Ini masih keluhan2 di blog. Kalau saya tulis keluhan saya di media2 online seperti kompas.com atau detik.com, gimana lagi tanggapannya ya? Sebagai info, Pak Panjul juga sempat marah2 di sebuah milis karena ada yang mengkritik produknya. Komentarnya tersebut juga sudah ditegur oleh anggota milis yang lain, karena merasa komentarnya sudah tidak pantas.

Semenjak adanya komentar2 tersebut, saya menaruh respek yang tinggi terhadap Pak Badrun. Reaksinya patut diacungi jempol. Bagaimana dengan Pak Panjul? Awalnya saya respek ke beliau, tetapi semenjak hal tersebut, saya jadi tidak nge-fans lagi..😀 Sayapun sudah agak enggan berhubungan lagi dengan mereka. Yah.. Begitupun, mudah2anlah perusahaan mereka bisa semakin berkembang, dan Pak Panjul bisa semakin bijaksana. Kalau tidak suka dengan angin, jangan naik kapal layar, Pak Panjul! Hehe..😀

Written by medisonsimbolon

April 10, 2009 pada 9:56 pm

Ditulis dalam Pikir2

Satu Tanggapan

Subscribe to comments with RSS.

  1. Iyalah, benar dan baik dari sudut pandang masing-masing. Tetapi komunikasi seperti itu penting dengan menghormati pandangan kedua belah pihak. Klo mau maju memang seperti itu. Salam untuk keduanya.

    Prasetya Utama

    April 22, 2009 at 1:34 pm


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: