mediBlog

Medison Simbolon

Karya Ilmiah, Blog dan Reviewer

with one comment

Saat ini saya sedang mengambil mata kuliah metodologi penelitian. Di dalam kuliah itu, saya mempelajari (memelajari ?) beberapa aturan dalam menulis karya ilmiah. Ternyata, peraturan menulis karya ilmiah itu bermacam2, tergantung pedoman yang kita pakai. Kami, para mahasiswa yang belum banyak menulis karya ilmiah, terlihat masih kaku dalam penerapan pedoman menulis tersebut. Dari puluhan mahasiswa yang mengambil mata kuliah tersebut, hanya beberapa yang teknik penulisannya lumayan baik, meskipun belum lulus 100% dari penilian reviewer atau penilai tulisan (dalam hal ini adalah dosen).. Ada juga yang benar2 belum terbiasa menulis, sehingga kalimat yang satu dengan kalimat yang lain kurang ‘mengalir’. Kami harus belajar lebih keras lagi.. 😀

Berbanding terbalik dengan menulis karya ilmiah, menulis di blog SANGAT bebas, baik dari segi penulisan maupun pemilihan topik.. Tidak ada pedoman yang harus diikuti. Cukup ikuti kata hati saja… Hehe.. 😀 Saya bisa tulis begini, BeGiNi ataupun begnii (kesalahan penulisan tersebut merupakan kesengajaan saya.. 😛 ). Gaya menulis yang bebas seperti ini mungkin yang memacu banyak orang untuk nge-blog. Saya jadi ingat seorang penulis yang cukup terkenal di Indonesia, tidak mau mencetak karya tulisnya di tempat lain, kecuali percetakan miliknya. Dia tidak mau karya tulisnya di-edit! Hehe…

Sewaktu saya browsing (menjelajah) detik.com untuk mencari berita, saya melihat ke sudut kanan bawah dari halaman depan situs tersebut. Di pojok itu ada link ke blogdetik.com. Blogdetik.com merupakan salah satu tempat nge-blog yang digawangi oleh detik.com. Ternyata, karena detik.com banyak yang baca, sepertinya blogdetik.com juga ketiban rejeki. Pengunjung detik.com sepertinya juga suka ‘mampir’ ke blogdetik. Yang jadi sorotan saya kali ini adalah komentar2 para pembaca. Ternyata, banyak reviewer! Haha.. Para pembaca blog tersebut banyak yang mengomentari tulisan si blogger. Ternyata, nge-blog juga tidak lepas dari komentar reviewer. Hihi.. 😛 Berikut snapshot dari komentar2 tersebut (identitas pengirim saya sensor.. 🙂 ) :

cmnt

Tapi tak apa lah.. Saya anggap saja para reviewer tersebut ingin membantu, sehingga blogger Indonesia bisa memberikan tulisan2 yang bermutu.. Selama komentarnya masih komentar membangun, saya sih ok2 saja.. Kritik membangun memang sangat diperlukan supaya bisa maju.. Apalagi kalau yang nulis itu saya. Sepertinya banyak yg harus dikoreksi.. Hehe.. Semoga semakin banyak penduduk Indonesia yang terkenal dengan tulisan2nya..

Maju terus, blogger lokal..! 😀

Iklan

Written by medisonsimbolon

Maret 8, 2009 pada 12:09 pm

Ditulis dalam Pikir2

Tagged with , ,

Satu Tanggapan

Subscribe to comments with RSS.

  1. he.he….mas aq jg mau jadi blogger tu ekspresikan pikiranku tuk slalu berkarya

    tirmidzi

    April 19, 2009 at 10:27 am


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: