mediBlog

Medison Simbolon

Melihat Hidden Files di Mac

with one comment

Bagi orang-orang yang terbiasa memakai Windows, lalu berganti ke Mac (seperti saya😀 ), mungkin ada satu hal yang menjadi pertanyaan, yaitu :

“Bagaimana melihat hidden files di Mac saya pada aplikasi Finder?”

Nah, berhubung saya sudah punya jawabannya, maka saya mencoba untuk membagikannya ke yang lain.

Ada 3 cara untuk melihat hidden files di Mac :

1. Melalui Terminal

Caranya adalah dengan mengetikkan perintah di bawah :

defaults write com.apple.Finder AppleShowAllFiles YES

Kemudian…Jangan lupa tekan tombol Return.😉 Perintah YES juga bisa diganti dengan TRUE. Untuk menonaktifkannya, tinggal ganti perintah YES atau TRUE menjadi NO atau FALSE. Setiap kali selesai memasukkan perintah tersebut, terkadang hasilnya bisa langsung terlihat, terkadang tidak. Jika tidak terlihat hasilnya, maka masukkan perintah berikutnya, yaitu :

killall Finder

Perintah tersebut digunakan untuk me-restart aplikasi Finder pada Mac. Begitu perintah tersebut dijalankan, maka hasil yang sebelumnya sudah bisa terlihat.

2. Dengan bantuan Script Editor

Script Editor adalah aplikasi standar dari Sistem Operasi Mac yang mengijinkan pengguna untuk menciptakan maupun mengedit script menggunakan AppleScript, semacam bahasa pemrograman yang dikembangkan oleh Apple. Script Editor dapat dijalankan dari /Applications/AppleScript/Script Editor.

Setelah menjalankan aplikasi Script Editor, copy-lah script di bawah ini, dan paste pada jendela Script Editor. Mmm…Garis2nya tidak ikut ya? Itu hanya sebagai batasan saja.😉

—————————————————————————————————————-

set dotVisible to do shell script “defaults read com.apple.Finder AppleShowAllFiles”
if dotVisible = “0” then
do shell script “defaults write com.apple.Finder AppleShowAllFiles 1”
else
do shell script “defaults write com.apple.Finder AppleShowAllFiles 0”
end if
tell application “Finder” to quit
delay 1
tell application “Finder” to activate

—————————————————————————————————————-

Script di atas memberlakukan operasi toogle terhadap hidden files Anda. Dengan kata lain, jika saat ini hidden files bisa dilihat, kemudian script dijalankan, maka hidden files kembali tidak bisa terlihat. Begitu sebaliknya. Script tadi juga langsung melakukan proses restart pada Finder, jadi Anda bisa langsung melihat hasilnya.

Save as-lah script tersebut sebagai aplikasi (application). Pastikan tidak ada kotak yang dicentang. Simpan pada tempat yang mudah Anda temui, dengan nama, misalkan : showhid.app.

Nah, setelah disimpan, sebagai aplikasi, maka script tadi sekarang sudah menjadi applet. Double-click lah showhid.app tersebut setiap kali Anda ingin melihat, atau tidak ingin melihat hidden files Anda.  Sip?🙂

3. Dengan bantuan software

Ada berbagai software di pasaran yang bisa digunakan untuk membantu mengatasi masalah ini, seperti Show Hidden Files atau TinkerTool. Jangan khawatir, dua2nya free…😉

Mudah2an bisa membantu….🙂

Written by medisonsimbolon

Juli 12, 2008 pada 4:31 pm

Satu Tanggapan

Subscribe to comments with RSS.

  1. hoi med!

    poppy

    Juli 27, 2008 at 4:37 pm


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: