mediBlog

Medison Simbolon

Blue Energy dan Konservasi Lingkungan? Hmm…

leave a comment »

Belakangan banyak pemberitaan tentang bahan bakar baru yang berasal dari air laut yang ditemukan oleh Joko Santoso, yang lebih dikenal dengan istilah blue energy. Ada yang mendukung, tapi ada juga yang menolak dan menganggapnya tak logis.

Hmm.. Post saya disini tidak bertujuan untuk menganalisa logis ataupun tidak logisnya temuan tersebut. Dan saya sama sekali tidak ada niat untuk mendiskreditkan Pak Joko Santoso. Kalau dipikir2, temuan hebat apa sih yang tidak dianggap aneh pada awalnya?😀 Jadi, dalam hal ini, mari kita anggap temuan tersebut memang ilmiah dan terbukti hasilnya. Ok?😉

Nah, yang ingin saya bahas justru di poin “Apakah temuan tersebut akan memberi dampak positif bagi dunia?” Hmm…

Coba kita perhatikan keadaan dunia, khususnya air laut sekarang ini. Keadaan air laut sudah jauh berbeda dari yang dulu. Nelayan semakin susah menangkap ikan. Air laut semakin tidak jernih. Isinya sampah dan limbah2 industri. Terumbu karang juga sepertinya beberapa lama lagi hanya bisa dilihat di buku sejarah flora dan fauna alias punah. Belum lagi kalau ada musibah seperti kecelakaan kapal tanker yang muatannya berhamburan ke laut. Hmm…

Untuk itu, tanpa mendiskreditkan penemuan blue energy, saya hanya beranggapan penemuan itu justru akan memperbanyak interfensi manusia terhadap kandungan air laut. Jika bisa berbicara, sepertinya biota laut juga ingin melancarkan demonstrasi ke manusia, yang berteriak nyaring menyerukan konservasi lingkungan. Tapi, demonstrasinya yang damai lo…😉 Eit, kembali ke pembahasan di dunia nyata..🙂

Yang ingin saya sampaikan di sini adalah, coba kita lihat apa-apa saja yang tidak bisa hilang, dan membuat dunia semakin dan semakin parah keadaannya. Yang ada di dalam pikiran saya pertama kali adalah sampah non organik. Saya kurang tahu mengenai sudah ada atau belumnya bahan bakar yang diperoleh dari sampah non organik. Jika sudah ada, hendaknya itu bisa dikembangkan. Iya dong. Plastik atau rongsokan besi-besi kapal digunakan sebagai bahan bakar? Gimana?😉

Setiap manusia memang berhak untuk membuka sebuah pemikiran. Dan tentunya setiap makhluk hidup berhak untuk hidup. Jika seorang manusia memikirkan tentang kehidupan makhluk lain beserta lingkungannya, tentunya hak setiap makhluk hidup terpenuhi. Ya tidak?🙂

Ini hanya sekedar pemikiran di waktu senggang.🙂 Mudah2an memang bisa terwujud. Kalau tidak masuk akal, ya… Namanya juga angan2. Setiap penemuan juga diawali dengan angan2. Ya kan? Namun apapun ceritanya, salut buat Pak Joko Santoso, yang sudah membuka sebuah pemikiran baru. Indonesia semakin lama semakin kekurangan pemikir2 ulungnya. Hmmm….

Written by medisonsimbolon

Juli 12, 2008 pada 1:40 pm

Ditulis dalam Pikir2

Tagged with , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: