mediBlog

Medison A Simbolon

Login dengan User tanpa Password di Jaunty Jackalope

leave a comment »

jntyHmm.. Setelah utak-atik sedikit, ada salah satu hal kecil yang mau saya coba. Hal kecil tersebut adalah membuat sebuah user yang dapat melakukan login tanpa password. Hal ini biasanya dibuat untuk user2 yang bukan merupakan pemilik PC/laptop agar bisa login dengan privileges yang terbatas. Setelah coba2 cari referensi, saya sudah berhasil. Saya ingatkan, ini hanya sebagai catatan buat saya (yang bisa dibilang pemula dalam hal ini). Kalau Anda mau mencoba, saya tidak ikut bertanggungjawab ya.. :P Tapi, kalau niatnya memang mau oprek2, kenapa takut salah? Ya tidak? Hehe…

Berikut langkah-langkahnya:

————————————————————————————————————————————————-

1. Membuat user baru

Klik di system-administration-users and groups. Klik di unlock supaya bisa melakukan pengeditan user. Sistem operasi akan meminta password dari user pertama (yang memiliki hak sebagai root). Tinggal masukin aja password-nya, lalu klik di add new dan tambahkan user yang baru tersebut. Dalam hal ini, anggaplah namanya guest. Berikan password pada account guest tadi (minimal 6 karakter). Dari bagian privileges, aturlah apa2 saja yang dapat dilakukan oleh account guest tersebut.

————————————————————————————————————————————————-

2. Menghapus password

Sudahkah Anda memiliki password untuk super user? Kalau password super user belum ada, ketik

sudo passwd

Masukkan password untuk super user. Setelah beres, ketik

su

masukkan password yang tadi, lalu ketik

gedit /etc/passwd

Lihat baris yang ada tulisan kira2 sebagai berikut:

guest:x:501:502:Guest:/home/guest:/bin/bash

Hapus ‘x’ nya, jadi

guest::501:502:Guest:/home/guest:/bin/bash

————————————————————————————————————————————————-

3. Memodifikasi Login agar dapat dilakukan tanpa password

Setelah itu, kita perlu buat linux supaya mengijinkan login tanpa password, caranya:
Ketik

gedit /etc/pam.d/common-auth

nanti ada sebuah baris yang terdapat tulisan

pam_unix.so

buat supaya di belakangnya jadi ‘nullok’. Sebaiknya backup (save as) dulu file aslinya sebelum melakukan perubahan tadi dengan nama lain. Kalau sudah selesai dimodifikasi, save-lah file tersebut dengan nama common-auth (menimpa file aslinya).

Mmm… Seharusnya sih, sudah beres. Coba saja restart atau logoff. Ketika ditanya username, masukkan guest. Tanpa memasukkan password, tampilan Desktop-nya seharusnya sudah muncul. :D Setelah beres, saya jadi mikir lagi. Apa bisa langkah ketiga terlebih dahulu dilakukan, baru dilanjutkan dengan langkah 2? Seharusnya sih, bisa… Atau tidak? :P

Oya, pastikan fasilitas remote login di-disable agar account tadi tidak dapat digunakan dari jarak jauh lewat jaringan. Untuk memastikannya, klik di menu system-administration-login window. Dari tab ‘remote’, pastikan Anda memilih ‘remote login disabled‘.

Written by medisonsimbolon

August 7, 2009 at 11:44 pm

Posted in Teknologi

Tagged with ,

Leave a Reply