Lakers vs Magic (3-1)
Seru..!!!
Itulah kesan saya sehabis menonton game 4 antara Lakers vs Magic. Kedua tim menampilkan permainan yang sangat ngotot. Saya, yang kecewa melihat permainan Magic di game I, sekarang sudah cukup puas. Saya pikir, Lakers yang jadi juara musim ini. Meskipun begitu, Magic harus kalah secara terhormat. Mereka harus ngotot. Masak di final, mainnya dibawah form? Tidak lucu dong..
Ayo Magic.. Ayo Lakers.. Tunjukkan final yang menarik sampai akhir!
Pintar vs Komitmen
Mana lebih baik, jadi orang yg pintar tapi tidak berkomitmen atau jadi orang tidak pintar tapi sangat berkomitmen?
Sama2 kurang enak dilihat sih.. Tapi kalau buat saya, saya lebih suka melihat orang yang tidak pintar tapi sangat berkomitmen.
Kenapa? Karena sangat susah mencari orang yang berkomitmen sekarang2 ini.. Kalau sudah ada pilihan yang lebih menyenangkan untuk dirinya sendiri, maka kata ‘komitmen’ itu terdengar sangat naif.. Kalau ‘komitmen’ sudah tidak tercapai, kepintarannya sudah tidak berguna bagi orang lain..
Menyusun Rencana
Ternyata tidak mudah menyusun jadwal untuk pulang kampung. Ada berbagai pihak yang terlibat. Hehe…
Tapi, mudah2an semua terselesaikan dengan baik, tanpa ada masalah. Kalau urusan selesai dengan baik, maka kegiatan pulang kampung dapat dilakukan dengan tenang. Risih juga rasanya pulang kampung kalau tidak menyelesaikan segala sesuatunya dengan mulus.. Tanggungjawab ya tanggungjawab.. Harus dijalani dengan ikhlas dan profesional.
Magic ?
Wah… Kurang puas nih lihat mainnya Orlando Magic. Masak kalah jauh sama Lakers? Mana nih Dwight Howard, Hedo Turkoglu dan Rashard Lewis? Kok sepertinya grogi yah..
Tapi mudah2an itu hanya terjadi di game pertama. Di game kedua, Magic harus tampil lebih baik. Rugi dong kalau final NBA skor akhirnya beda jauh. Tidak seru.. Hehe…
Keluhan… Keluhan…
Di TV sedang ramai dibicarakan kisah seorang Ibu yang ditahan karena menyampaikan keluhan di Internet. Hmmm…
Jadi ingat dulu saya pernah ngeluh di blog. Ternyata, si empunya perusahaan membaca keluhan saya, dan kemudian marah-marah ke saya. Padahal saya ngeluhnya di blog. Gimana kalau saya ngeluhnya di situs berita umum seperti kompas.com? Bisa2 kayak kebakaran jenggot beliau itu. Sebagai catatan, pegawainya beliau juga ada merespon, tapi responnya sopan kok, tidak seperti bosnya…
Yah.. Saya juga tidak tahu pasti 100% gimana kasusnya si Ibu ini. Berita di media ada banyak sih, tapi belum tentu itu mengungkap 100% ceritanya. Saya tidak mau terlalu cepat memvonis.
Tapi yang pasti, mudah2an keadilan tetap berjalan sebagaimana mestinya… Kalau benar ya benar, kalau saya ya salah…
Akhirnya.. Final NBA 2009
Setelah ditunggu lama, akhirnya tiba juga waktunya final NBA, Los Angeles Lakers vs Orlando Magic.
Tapi, kenapa banyak yang kaget ya? Kenapa banyak yang bilang Cleveland Cavaliers yang lebih berhak lolos? Kalau saya, dari awal emang kepinginnya memang Lakers vs Magic.
Soalnya, final yang paling tidak jelas hasilnya itu, ya Lakers vs Magic. Apalagi setelah Magic berhasil meredam Boston Celtics (yang notabene adalah sang juara bertahan).
Sebenarnya saya pendukung Lakers. Tapi.. Melihat finalnya begini, siapapun menang tak apa. Karena pasti seru!
Sudah Tengah Malam (Lagi…)
Tidak terasa, lagi2 sudah lewat tengah malam. Tugas? Masih ada, pastinya..
Pelan2 dikerjain.. Begitu mentok, nonton TV atau main game. Begitu peredaran darah di kepala lancar, langsung lanjut kerjain tugas lagi.
Begitu terus, berulang2…
Tak terasa dua semester sudah mau habis…
Sudahkah banyak manfaat positifnya kuliah yang dua semester itu buat saya? Hmm…
Fase Baru
Waktu lihat2 kabar di milis, ternyata bertambah lagi teman seangkatan yang sudah menikah. Kalau diingat2, sudah banyak juga teman2 yang menikah, bahkan sudah punya momongan. Kalau ngomong sama teman2 yang lama tidak bersua, ada 3 pertanyaan yang pasti muncul dari mereka:
- Apa kabar?
- Dimana sekarang?
- Kapan nikah? Udah bisa tuh..
Hmmm.. Sepertinya, seiring umur yang semakin bertambah, kehidupan saya juga sudah sampai ke fase “kapan nikah?”. Bagi banyak orang, fase ini cukup merupakan fase yang mengganggu. Pertanyaan2 tersebut (bagi mereka, mungkin) cukup membuat pikiran teriritasi. Tapi kalau buat saya, ada beberapa tahap yang harus dilalui sebelum bisa menjawab yang di atas. Sebelum tahap2 tersebut dilalui, kurang pas rasanya untuk bisa menjawab pertanyaan tersebut.
Intinya, asal prosesnya terencana dan terstruktur dengan baik, mudah2an hasilnya juga baik..
Sudah Lama…
Sudah lama tidak nge-blog.. Beberapa hari belakangan diisi kegiatan2 yang tidak berguna..
Maksudnya “tidak berguna” itu, tidak berguna untuk kuliah. Tapi yang pasti, cukup bisa mengusir penat. Internet pun sudah beberapa hari jarang diakses. Jadi kayak bertapa.. Hehe…
Tapi sekarang, pikiran sudah lancar. Inspirasi harus jalan. Benar2 rekreasi total yang menyenangkan.
Saatnya buat tugas lagi.. Tinggal sedikit untuk semester ini..
